Apakah anda akan ikut campur bila perjalanan bisnis dimanfaatkan untuk masalah pribadi ?
Salah
satu karyawan anda sedang berselingkuh dengan seorang karyawan dari
kantor lain dan sering kali mengajukan permintaan untuk melakukan
perjalanan bisnis dengan kantor itu. Kamu mengetahui perselingkuhan ini.
Apakah kamu menghadapi mereka atau memanfaatkan situasi ini untuk
sekedar bisnis
?
?
Tanggapan menurut pandangan konservatif :
Anda
tidak harus memikirkan urusan tersebut. Jika anda membutuhkan karyawan
anda untuk melakukan perjalanan dinas maka suruhlah untuk melakukan
perjalanan dinas. Jiaka perjalanan tidak perlu maka tolaklah permintaan
tersebut.
Tanggapan menurut pandangan liberal :
Tergantung
bagaimana anda mengenal karyawan anda dan orang lain itu, anda mungkin
dapat berbicara pada mereka tentang hubungan mereka. Memang masalah
tersebut merupakan masalah pribadi akan tetapi mereka juga harus bias
mempertimbangkan dampak apa yang mereka lakukan bagi perusahaan dan apa
dampak bagi citra perusahaan.
Anda harus mengajak berbicara secara pribadi dengan karyawan tersebut mengenai gosip-gosip perselingkuhannya. Jika hal ini benar maka anda harus memperingatkan karyawan tersebut bahwa mereka harus menghentikan perselingkuhan ini apalagi mereka merugikan perusahaan dengan memanfaatkan perjalanan dinas untuk keperluan pribadi. Dan hal ini dapat menimbulkan citra yang buruk bagi Perusahaan anda.
Menurut Pandangan Kelompok Kami :
Anda harus mengajak berbicara secara pribadi dengan karyawan tersebut mengenai gosip-gosip perselingkuhannya. Jika hal ini benar maka anda harus memperingatkan karyawan tersebut bahwa mereka harus menghentikan perselingkuhan ini apalagi mereka merugikan perusahaan dengan memanfaatkan perjalanan dinas untuk keperluan pribadi. Dan hal ini dapat menimbulkan citra yang buruk bagi Perusahaan anda.
Ringkasan :
Perselingkuhan
ditempat kerja merupakan masalah yang sensitif melibatkan dua individu
antar rekan sekerja. Masalah ini tidak dapat biarkan berlarut-larut.
next ... 5.3 Komentar Kotor Dalam Lingkungan Pekerjaan
next ... 5.3 Komentar Kotor Dalam Lingkungan Pekerjaan
No comments:
Post a Comment