Istri mempunyai kewajiban taat kepada suaminya, mendidik
anak dan menjaga kehormatannya (jilbab, khalwat, tabaruj, dan lain-lain.).
Ketaatan yang dituntut bagi seorang istri bukannya tanpa alasan. Suami sebagai
pimpinan, bertanggung jawab langsung
menghidupi keluarga, melindungi keluarga dan menjaga keselamatan mereka lahir-batin, dunia-akhirat.
menghidupi keluarga, melindungi keluarga dan menjaga keselamatan mereka lahir-batin, dunia-akhirat.
Tanggung jawab seperti itu bukan main beratnya. Para suami harus berusaha mengantar istri dan
anak-anaknya untuk bisa memperoleh jaminan surga. Apabila anggota keluarganya
itu sampai terjerumus ke neraka karena salah bimbing, maka suamilah yang akan
menanggung siksaan besar nantinya.
Ketaatan seorang istri kepada suami dalam rangka taat
kepada Allah dan Rasul-Nya adalah jalan menuju surga di dunia dan akhirat.
Istri boleh membangkang kepada suaminya jika perintah suaminya bertentangan
dengan hukum syara’, missal: disuruh berjudi, dilarang berjilbab, dan
lain-lain.
Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa bulan
Ramadhan, memelihara kehormatannya serta taat akan suaminya, masuklah dia dari
pintu syurga mana saja yang dikehendaki.
[al-Hadist].
Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasannya adalah
wanita shalihah. [HR. Muslim,
Ahmad dan an-Nasa'i].
Wanita yang shalihah ialah yang ta’at kepada Allah lagi
memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara
(mereka). (Qs. an-Nisaa’: 34).
Ta’at kepada Allah, ta’at kepada Rasul, memakai jilbab
(pakaian) yang menutup seluruh auratnya dan tidak untuk pamer kecantikan
(tabarruj) seperti wanita jahiliyah. (Qs.
al-Ahzab: 32).
Sekiranya aku menyuruh seorang untuk sujud kepada orang
lain. Maka aku akan menyuruh wanita bersujud kepada suaminya karena besarnya
hak suami terhadap mereka. [al-Hadits].
Sebaik-baik wanita adalah yang menyenangkan hatimu jika
engkau memandangnya dan mentaatimu jika engkau memerintahkan kepadanya, dan
jika engkau bepergian dia menjaga kehormatan dirinya serta dia menjaga harta
dan milikmu. [al-Hadist].
No comments:
Post a Comment