04 May 2012

2.2 Diberikan kepada siapa hak khusus dan keputusan manajemen ?

Diberikan kepada siapa hak khusus dan keputusan manajemen ?

Anda sebagai manajer memungkinkan satu atau dua orang yang dapat anda percaya sepenuhnya untuk bekerja dari rumah akan tetapi ada beberapa karyawan anda lain yang anda tidak tahu apakah mereka efektif bekerja dari rumah. Apakah etis bagi anda untuk mengizinkan hanya seseorang yang anda pilih untuk
bekerja dari rumah dari pada memberikan seluruh departemen untuk bekerja dari rumah ?.

Tanggapan menurut pandangan konsevatif :

Hak yang sama harus ditawarkan kepada semua orang didepartemen sebagai percobaan. Dengan begitu anda akan tahu mana yang efektif bekerja dari rumah mana yang tidak. Mereka akan mendiskualifikasikan diri mereka sendiri secara otomatis dengan hasil yang sesuai dengan hasil mereka sendiri.

Tanggapan menurut pandangan liberal :

Kebanyakan orang di tim akan melihat keputusan anda, mungkin mengfavoritkan seseorang untuk bekerja dari rumah. Sebagai manager itu hak anda, terlepas apa yang dikatakan oleh orang lain. Jika anda menganggap beberapa karyawan dapat bekerja secara efektif dari rumah maka anda hanya mengijinkan sebagian dari mereka untuk bereja dari rumah.

Menurut Pandangan Kelompok Kami :

Sebaiknya pekerjaan tersebut diberikan kepada karyawan yang tepat untuk membawa pekerjaannya ke rumah. anda sebagai Manajer pasti tau kinerja para karyawan anda, mana yang dapat dipercaya mana yang tidak dan juga perlu di ingat jenis pekerjaan yang bisa di bawa pulang hanyalah data-data yang sifatnya pendukung bukanlah data-data penting yang bersifat rahasia atau yang bisa merugikan perusahaan.

Ringkasan :

Bekerja dari rumah dapat mengurangi kinerja seorang karyawan. Dengan memperlakukan semua karyawan sama dapat menyebabkan masalah kurangnya disiplin karyawan. Seorang manajer dapat memilih untuk menggunakan salah satu dari strategi ini untuk menangani hak-hak khusus ditempat kerja.

No comments:

Post a Comment